Posts

Early Birthday Wish List

Image
Ulang tahun gue masih Oktober. Banyak sebetulnya yang gue inginkan, tapi kalau situ sayang sama sini, inilah yang sudah gue pengen semenjak 2003. Kira-kira bersamaan dengan timbul hasrat pengen punya laptop. tangkup tangan dan berdoa : "Bismillahir Rahmanir Rahim... Ya Allah, Berikanlah Hambamu Satu Unit Sony PRS-505 Ebook Reader. Amiin.... " Bandrol harga sekitar 3 juta dan sudah pernah direview oleh Rene L. Pattiradjawane (oh, apanya Bara kah dia?) di Kompas suplemen pergadgetan. Salah satu bagian dari koran yang akan gue sambut dengan ceria, selain bagian comic stripnya. Oh yeah. Liur menetes . Sama seperti buku konvensional benda ini akan manyun kalau kena air hujan. Tapi benda ini bisa menampung sampai dengan 7000 lebih halaman, setara dengan oh... 100 buku? roughly? Gue sempet melirik stand Sony di Pacific Place dan mas-masnya kayaknya nggak tau Ebook Reader itu apa... mungkin di kepala dia yang terbayang semacam Card Reader. HAHAHAH. Oke...Benda kedua yang...

Ke Manakah Melisa?

Image
Ingat nggak lagu Abang Tukang Bakso yang sempat populer tahun 1988? Pernah nggak terlintas pertanyaan... di manakah Melisa, penyanyinya? Sepertinya itu one hit wondernya dia. Tadi temen kubikel sebelah bilang, "Itu Melissa Karim bukan sih?" Kalau Melissa yang ini penulis skenario buat ARISAN dan juga sering muncul di acara yang mirip The View a la ANTV yang berjudul Silat Lidah. Iya gitu dia Melisa yang dulu suka beli bakso 300 perak tidak pakai kol? Kalau yang ini memang bukan Kembang Kol tapi Blind Melon dan katanya mau kam bek gitu ke dunia permusikan . Oh yeah... minus pukalisnya tentu karena sudah almarhum akibat operdosis Serius gue penasaran Melisa ini ke mana... duh gambarnya kecil gitu... itu Melissa Karim bukan ya? Kalau Bagio sih udah lama meninggalnya...

Menjalani Hidup a la Aishwarya Rai Bachchan

Image
Bisa dibilang saya ini menggemari Aishwarya Ray. Nah, kemaren si Lioni pulang dari India memaksa gue nonton pilem-pilem India. Salah satu yang udah gue tonton berjudul Om Shanti Om. Bintang utamanya Shahruk Khan. Pemeran ceweknya bernama Deepika Padukone , bintang pendatang baru yang masih super kinyis kinyis dan dikader sebagai pengganti Aishwarya di masa mendatang. Deepika Padukone: asli cantiknya Terus kenapakah "Life According to Aishwarya Ray"? Sesorean gue muter-muter di antara rak alat tulis di Gramedia Jl. Merdeka Bandung dan yang ada di kepala gue adalah kalimat itu. Terus menerus selama kurang lebih 90 menit. Sebenarnya yang pengen gue tunjukin ada di bawah ini. Potongan-potongan ini gue ambil dari majalah Visual Arts Anniversary Edition vol 25 no 25, Juni-Juli 2008. Rubrik Tekstur, artikel Agus Dermawan T berjudul "80 Tahun: Penulisan Seni Rupa (di) Indonesia": Kalau karya perupa ditakdirkan hidup terus melawan waktu, kiprah pemikir seni hanya ...

Ayam

Image
Mengapa Ayam Menyebrang Jalan? Jawaban menurut: Guru TK: Supaya sampai ke ujung jalan. Plato: Untuk mencari kebaikan yang lebih baik. FBI: Beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa. Aristoteles: Karena merupakan sifat alami dari ayam. Captain James T. Kirk: Karena dia ingin pergi ke tempat yang belum pernah ia datangi. Martin Luther King, Jr.: Saya memimpikan suatu dunia yang membebaskan semua ayam menyeberang jalan tanpa mempertanyakan kenapa. Machiavelli : Poin pentingnya adalah ayam menyeberang jalan! Siapa yang peduli kenapa! Akhir dari penyeberangan akan menentukan motivasi ayam itu. Freud : Fakta bahwa kalian semua begitu peduli pada alasan ayam itu menunjukkan ketidaknyamanan seksual kalian yang tersembunyi. George W Bush: Kami tidak peduli kenapa ayam itu menyeberang! Kami cuma ingin tau apakah ayam itu ada di pihak kami atau tidak, apa dia bersama kami atau melawan kami. Tidak ada pihak tengah di sini! Darwin : Ayam telah melalui pe...

Lost in Love, Kehilangan Cinta?

Image
Lost in Love ini adalah film Indonesia untuk remaja bergenre drama asmara. Skenarionya diadaptasi dari novel berjudul sama yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2006 dalam bentuk E-Book. Baik versi novel maupun versi filmnya merupakan terusan dari Eiffel I'm in Love yang novelnya diadaptasi ke dalam bentuk film dengan judul sama oleh Soraya Intercine pada tahun 2004. Latar belakang lebih canggih sudah pernah dibahas. Silahkan intip . Plot ceritanya kurang lebih begini: Lanjutan dari cerita sebelumnya, Adit sudah pernah melamar Tita di menara Eiffel. Kali ini Tita ke Perancis dengan ayah dan ibunya yang sibuk membuka rantai restauran masakan Indonesia. Tita masih diperlakukan seperti anak kecil oleh keluarganya, dan kemudian juga oleh Adit. Karena kesal Tita melarikan diri, atau lebih tepatnya tersesat. Selama melarikan diri itu kesialan demi kesialan menimpa Tita. Ia juga berkenalan dengan seorang pemuda bernama Alex yang kemudian membantunya mencari jalan pulang. Untuk me...

Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull

Image
Selain Star Wars, Indiana Jones adalah film franchise George Lucas yang ikonik dan legendaris. Mengilhami begitu banyak produk bergenre petualangan, misalnya game Tombraider yang lalu dibuat filmnya, seri The National Treasure, dan bahkan Ekspedisi Madewa, film Indy terbaru ini sangat ditunggu-tunggu oleh penggemarnya karena sudah hampir 20 tahun semenjak film Indiana Jones and the Last Crusade dirilis tahun 1989. Remember? He used to be this hot! Karena tuntutan pekerjaan, sebagian besar porsi cerdas dari review yang gue buat untuk film ini bisa dilihat di tempat saya bekerjah . baiklah! ** SPOILER ABIS!!!** 1. Film ini manyun. Di tengah film, tensi yang sempat naik karena serunya menyoraki Indy and the gank menghajar pasukan Uni Sovyet pimpinan Spalko, langsung hilang dan kembali datar karena dialog yang lama dan penjelasan rute bla bla bla... Saking manyunnya Ubi ketiduran di tengah-tengah. "Yez, you can certainley use Botox here... and dere... and a bit ova here...

Sirik Tanda Tak Mampu: Maunya Kritik Tapi ... Tak Mampu

Image
Gue pernah membuang uang membeli versi cetak mewahnya Eiffel I'm in Love di Gramedia, sementara setahun dua sebelumnya remaja paska ingusan di SMA 28 Pasar Minggu bisa mendapatnya murah dengan membajaknya di fotokopian. Ya, itu adalah masa awal Rachmania Arunita mengenal sebuah sistem perekonomian yang berjudul Industri Sastra. Tak berapa lama kemudian Rachmania Arunita mengenal sistem yang lebih menguntungkan bernama Industri Perfilman dengan diluncurkannya film Eiffel I'm In Love yang dibiayai oleh Soraya Intercine tahun 2004. Film itu laris manis, mendongkrak penjualan buku versi cetak mewahnya juga. Novelnya bisa dibaca dengan mudah dan cepat, sekali kibasan jari delapan lembar terlewati, dan tidur bisa tetap nyenyak tanpa terjaga tengah malam akibat penasaran. Filmnya lebih menyebalkan, kecuali ditonton sendiri di rumah sehingga jari bisa menekan tombol mute atau fast forward di remote control sewaktu-waktu. Dibintangi Sandy Aulia sebagai Tita, si gadis ingusan yang...

How To Catch a WHAT?

Image
Lagi baca-baca e-mail, nemu iklan beginian... --- How To Catch Mr. Bule : Buku Panduan Bagi Perempuan Untuk Berkencan Dengan Pria Asing Pengarang : Erlinawati Penerbit : Gramedia Pustaka Utama ISBN : 979-22-3503- 6 Sinopsis Apakah perkawinan beda bangsa bisa berjalan dengan baik? Apa betul pria asing lebih romantis penuh kasih sayang dan lebih peduli daripada pria Indonesia? Apakah mereka benar-benar tahu cara membuat seorang perempuan merasa dibutuhkan-- atau apakah mereka hanya berburu pengalaman eksotik sedikit fun dengan perempuan Asia yang berperasaan halus karena perempuan asing terlalu mandiri dan egois? Masalah-masalah apa yang dihadapi oleh perempuan Indonesia yang berkencan dengan pria asing? How to Catch Mr. Bule merupakan buku petunjuk praktis yang akan menuntunmu bila kamu ingin menjalin hubungan dengan orang asing. Lupakan stereotrip dan waspadalah. Tidak semua pria seperti apa yang mereka tampakkan. Ada yang bagus dan ada pula yang tidak benar--jadi berhati...

MANIFESTO: Pameran Besar Seni Rupa Indonesia 2008

Image
Entah ada yang sadar atau tidak, tapi biasanya kalau anda-anda sekalian pernah bertemu dengan kami pasti tak menyangka bahwa kami yang selalu nampak radikal dan anarkis sebetulnya menyimpan semangat nasionalisme, bahkan mungkin juga patriotisme di balik tumpukan lemak dan ketidakacuhan ini. Mungkin pernah juga melihat kami menertawakan upaya pemerintah membangkitkan rasa memiliki dalam generasi muda dengan gegap gempita kampanye Visit Indonesia 2008, tetapi lihat, tetap berjargon bahasa Inggris. Juga, dengan nada lebih patriotis: Peringatan Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional, tapi lalu gagal menjelaskan konteksnya, harus bangkit dari apa. Oh ya, bisa jadi kami tertawa tapi dalam hati sebetulnya kami sedih dan putus asa. Oh ya, bisa jadi kami tertawa karena sedang ingin tertawa saja. Karenanya kami datang ke sebuah proyek besar, pameran seni rupa MANIFESTO yang dibuka di Galeri Nasional, Jakarta, tadi malam. Tentu saja datang terlambat, karena kami ini gemar juga menertawakan birok...

Resensi : Kua Etnika: Vertigong, Saat Orang Jawa Nge Jazz

Image
Gue itu jadi suka beginian karena diajakin. Seandainya sendiri, belum tentu gue tau ada agenda acara ini tanggal 8 kemaren di TIM. Sepertinya, kalau tidak salah ingat, ini adalah pertama kalinya nonton Kua Etnika, walaupun bukan pertama kalinya melihat Jaduk ataupun Trie Utami di atas panggung. Kami datang terlambat dan duduk di balkon, deretan kursi paling belakang. Di panggung sana ada drum di kiri, Bonang di tengah, keyboard di kanan. Di antaranya orang lalu-lalang dengan gitar dan bas, kadang mengusung gambang, kenong atau kethuk, kadang memanggul kendang, di satu saat malah hanya diisi bangku karena kemudian anggota Kua Etnika duduk di sana dan menggunakan anggota tubuh mereka sebagai perkusi. Setelah lagu pembuka yang terasa serius dan membuat agak ngantuk yang diberi judul Migrend, Vertigong tinggal landas lambat-lambat dengan lagu kedua yang sedikit lebih rancak berjudul Gumremeng (kalau tidak salah ingat nih). Mas Purwanto yang memimpin pasukan musik Kua Etnika malam i...

Ketularan

Image
Ada bibit Evergreen dan kejadulan dalam diri gue yang bisa mekar sewaktu-waktu bila dipupuk dengan benar. Pelaku pemupukan terbaru adalah Dita yang menularkan Murottal Kombat dan kemudian Mendem Carpenters. Gue nggak bisa berhenti dengerin beberapa lagu Carpenters yang gue comot dari leptop dia (yang baru saja ikut berlibur ke Belitung. Oh, Trewelu pun sirik padamu, nak) Yang satu ini sedang sering digumamkan sama gue saat sedang jalan kaki, naik metromini, naik bemo, naik kopaja, sendirian di kubikel pas para peserta sedang keluar makan siang... Long ago and oh so far away I fell in love with you before the second show Your guitar, it sounds so sweet and clear But you're not really here It's just the radio (*) Don't you remember you told me you loved me baby You said you'd be coming back this way again baby Baby, baby, baby, baby, oh, baby, I love you I really do Loneliness is a such a sad affair And I can hardly wait to be with you again W...

Legenda Middle Earth Penyembuh PMS

Gue sedang PMS berat mendekati suicidal tadi malam. Setelah berkutat dengan air mata dan sesak dan keinginan untuk ambil jalan pintas, akhirnya gue bisa tidur dengan hidung mampet jam satu malam. OmJ berusaha menunaikan tugas sebagai pria pengayom kebutuhan nenek-nenek PMS suicidal dengan menelpon 2 kali di subuh buta dan pagi hari, dan disambut mood yang masih buruk. Hihihi... pake adegan dramatis banting telpon (pelan-pelan tentunya... ke kasur). Menjelang siang di kantor, saat level hormon berangsung normal OmJ mencolek secara virtual real-time di YM... DAN MOOD LANGSUNG MEMBAIK! Jadi pada dasarnya... apa moral kisah ini? Untuk memperbaiki moral yang sempat rendah akibat serangan hormons, maka ngobrollah ngalur ngidul sama Bert Sesudah makan siang, sambil kerja, curi-curi ketawa ketiwi membahas perkumpulan Tolkien Indonesia yang gemar menggelar les Sindarin dan Tengwar. Master Obi1 sangat tidak setuju pada metode les ini. Menurutnya ilmu dan the force itu harus diterapkan se...

Patah Hati Ditolak

Image
Tanggal 30 April kemarin, setelah jam makan siang kami mendapatkan surat cinta dari bos yang memberikan keterangan jadwal demo tahunan hari Buruh untuk pertimbangan jalur perjalanan keesokan harinya tanggal 1 Mei 2008. Gue takjub melihat dari setting aksi MayDay itu. Kalau data di situ benar, setidaknya bakalan ada 78 ribu orang turun ke jalan, muter-muter secara terpisah di beberapa titik panas (Bunderan HI, kantor Gubernur dan mentri-mentri yang behubungan dengan industri dan tenagakerja), lantas semuanya berakhir dengan dangdutan riang riang di Stadion Utama Gelora Bung Karno. TUJUH PULUH DELAPAN RIBU ORANG! Oke, membayangkan 78.000 orang itu naik apa ke tempat itu...Biasanya kalau pawai aksi buruh suka pake motor dan lautan manusia dan motor itu selain berisik, berasep, bau, juga membuat vertigo gue kumat. Terus, gue lihat juga nih garis besar tuntutan dalam aksi May Day tahun ini... Setidaknya tiga aksi menuntut "Menolak system kerja Kontrak Outsourcing". Langsung...

Gaptek Nekat

Image
Gue ini gaptek nekat. Yang namanya RSS feed dan kawan-kawan sebetulnya nggak terlalu paham, tapi ternyata udah dipake dan langganan beberapa pakai bloglines. Lucu juga ya, kayak langganan koran. Ada update berita apa dari situs favorit, langsung muncul di bloglines. Kayaknya benda ini bisa diutak-atik biar lebih asik, tapi sampe sekarang belum sempat. Yeah, akan datang masanya di mana gue akan punya benda canggih yang bisa buat baca e-book, update berita, terima - balas e-mail, dan bertelpon dengan nyaman on the go. Buat yang udah berpengalaman dengan RSS dan kawan-kawan serta akses segala macam tetek bengek itu, bagi-bagi cerita dong. Didiklah aku agar tidak buta! Minimal ditingkatkan menjadi rabun lah... Anyways, hari ini cuaca cerah tapi tak terlalu panas. Mungkin juga karena kantor berAC dan kipas angin juga nyala. Lebay memang, tapi namanya juga demi kenyamanan. Dan... berita hari ini yang terbaca sama gue pun lumayan asik, dengan kesimpulan sebagai berikut: 1. Spesies burun...

Film Festival Bikin Kangen

Image
Semenjak Festival Sinema Perancis dimulai hari Sabtu tanggal 12 April 2008, akhirnya baru Senin malam kemarin gue nonton. Filmnya Le Voyage du Ballon Rouge atau Flight of the Red Balloon. Kaget juga pas masuk ke auditorium 10 blitzmegaplex Grand Indonesia kursinya lumayan penuh. Gue kira film itu bakal sepi soalnya dari sinopsisnya juga udah ketauan film itu kemungkinan besar masuk kategori film non populer—nggak adegan seks, air mata, darah, atau adegan eksyen dan kekerasan lainnya. Ditambah lagi ini film Perancis. Hmm, mungkin mereka-mereka yang dateng nonton ini adalah penggemar film serius? Mungkin mereka ini orang yang lagi belajar kebudayaan dan bahasa Perancis? Mungkin sebagian mereka ini bule-bule yang rindu rumah? Apakah gue akan nonton film Indonesia kalau gue lagi ada di luar negeri? Hanya karena gue kangen rumah? Kalo kangen temen2 gue gue telpon mereka... gue smsin. Kalo kangen omJ gue merokok Jisamsu, beli makanan yang biasa gue makan bareng dia, minum minuman ya...

Ikhlas (katanya)

Image
Preskon pertama dalam episode ini, gue datang atas nama undangan bos gue, dan di pintu depan sudah disambut dengan "Perlu dikasih nggak?" (as in press kit, asking to a supervisor standing by). Di dalam hati gue: "Did I not just say I came on-behalf of my boss, and did the company I worked for is an official partner of the institution you worked for?" Don't answer these rethoric question, you petty second grade helper! Sang pengawas itu menjawab "beri saja" dan gue pun berlalu dengan map di tangan tanpa memandang untuk berusaha mengingat tampang si cowok yang nanya tadi. See, master Ubi, I can be kind to others. Di dalam gue duduk manis. Nggak kenal siapa-siapa adalah bukan masalah. Lalu selama berlangsungnya preskon itu terjadi beberapa hal. Duta Festivalnya masih muda, saudara-saudara. Dua-duanya perempuan dan cantik. Yang pakai baju hitam sempat berpose untuk wartawan sebelum preskon dimulai. Yang pakai baju pink datang terlambat karena ter...

It Is Official!

Image
It is official: I think very ill of Roy Suryo! Baca deh! Berita ambil dari situsnya Kompas. italic text dari gue. Roy Suryo: Harus Didukung Semua Pihak Selasa, 25 Maret 2008 | 16:51 WIB YOGYAKARTA, SELASA- Pakar telematika Roy Suryo meminta semua pihak, terutama provider dan masyarakat, mendukung rencana pemerintah untuk memblokir situs-situs porno. Menurut dia, ada dua cara untuk memblokir situs-situs porno itu, yakni secara teknis dan nonteknis. Secara teknis, pemerintah sudah punya bekal, yakni Rancangan Undang Undang tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) yang hari Selasa (25/3) ini telah disetujui untuk diundangkan oleh DPR. "Pemblokiran terhadap situs porno dan situs yang menyesatkan juga tertuang dalam UU tersebut, sehingga pemerintah memiliki kekuatan dan payung hukum jika menindak pelaku maupun pihak yang menyebarkan situs yang menyesatkan itu," katanya. Dengan payung hukum tersebut, pemerintah memiliki kekuatan penuh untuk menindak maupun memproses ...
Image
Ini adalah flash disk 2 Giga saya yang terbaru dengan harga 500 ribu karena saya membelinya di Jogja (biaya transportasi PP dihitung juga). Maunya hitam, tapi persediaannya sudah habis karena laris manis seperti kacang goreng akibat dibanderol sama tokonya 89 ribu rupiah. Maka saya terima saja yang warna merah. Setelah digunakan dan diamat-amati sehingga menimbulkan rasa girang yang mendadak dan tiba-tiba... sekarang terpikir : Kok nggak ada yang ungu sih? Atau hijau deh... Benda tersebut menggembirakan karena flash disk USB terakhir saya yang 1 giga (ples mp3 player, voice recorder, and FM radio, merek cina harga murah) meninggal setelah masa penggunaan 8 bulan. Sedangkan flash disk saya yang sebelumnya sudah lebih lama lagi tidak bisa dipakai selain kapasitasnya "hanya" 128 mb. Dengan demikian M mengucapkan pada dirinya sendiri: Selamat datang era gigabyte! Sepertinya dua tahun lagi saya akan menginjak era terrabyte, tapi sebelum itu saya harus nabung dulu. In...

Kaburnya Sotong

Image
Ini terjadi seminggu yang lalu, ketika suatu malam karena merasa dingin gue membawa kandang ke kamar dan memeluk-meluk (walau sebetulnya istilah "memeluk" kurang pas untuk digunakan) Cumi dan Sotong. Kemudian ketika paginya gue langsung pergi keluar tanpa memeriksa apakah pintu kandang mereka sudah terkunci atau belum sehingga malamnya gue dan Niken panik saat menyadari bahwa isi kandang tinggal satu ekor. Sotong kabur! Lantai kamar gue yang di loteng itu adalah kayu. Di salah satu sudut ada lubang. Antara lantai kayu kamar dan plafon kamar di bawahnya ada ruang. Sotong ngumpet di situ. Jelas, dia gag mau keluar. AAAAAARRRRRRRRGH! Gue dengan agak kesal memasang umpan berupa jipang melempem sisa Niken. Needless to say, besok siangnya umpan itu ilang tapi mahluknya gag nongol. Umpan gue pasang lagi... ilang lagi. Pada satu periode gue lari-lari dari bawah ke atas buat memeriksa umpan itu sampai ada delapan kali.... DEMN YOU SOTONG! Satu titik gue berhasil memergoki s...

Pilar Dunia

Image
It's such a hi-jinx I did not bring the camera with me so I can show you what I mean. The pics I snatched from here and there of this world wide web wouldn't serve the illustration purpose I originally intended, but what the heck, eh? hell yeah it has got a fancy sky-scrapping tower as well Grand Indonesia. The name gives you no bs, the place is HUGE! I had been to big malls, I'm a city girl, I know what big malls are like. But Grand Indonesia gives a different meaning to BIG MALLS. The vantage points of this mall i think are location, location, location, and then it was design, design, design. They probably kicked out a whole "kelurahan" for this complex site As you can see, the complex is really made up of two different malls, interconnected with what is called "skybridges" in several different levels. Only two malls, mind you. For comparison, the Tunjungan Plaza complex in Surabaya boasts itself as the biggest shopping center in Indonesia, wi...