Posts

Kalau Menurutmu

Image
Mungkin, mungkin, mungkin Setelah, tentu saja, kamu memperhatikan lebih dari lama Jadi, menurutmu isi kepalaku apa?

The Grudge Blues

Image
Demikian bibit kejadulan dalam diri ini, menghasilkan kegemaran gue pada enka lama Meiko Kaji berjudul Urami Bushi yang dipakai Quentin Tarantino untuk Kill Bill 2. Meiko Kaji ini adalah bintang pilem Jepang yang lumayan kondiang pada masanya , mungkin hingga sekarang... akrab untuk penggemar pilem-pilem cult Jepun. Tampangnya huhuh, mayan sangar lah ya. Lirik lagunya gue browse di Internet, dan huhuh, ternyata isinya lumayan emo lah ya, namanya juga Enka . Kalau di sini Enka itu padanannya mungkin keroncong dengan lirik puitis sendu mendayu (salah satu alasan kenapa Bengawan Solo itu kondiang banget di Jepun karena mirip sama Enka) Urami Bushi Hana yo Kirei to, Odaterare, Saite Mitanara, Sugu Chirasareru. Baka-na, Baka-na, Baka-na On'na no... Urami-bushi. Sadame Kanashi to, Ariramete, Naki-wo Misereba, Mata Nakasareru. On'na, On'na, On'na Namida no... Urami-bushi. Nikui, Kuyashii, Yurusenai. Kesu ni Kesenai, Wasure-rarenai. Tsukinu, Tsukinu, T...

Seperti Hari Minggu Pagi

Beib dan Tultul datang berkunjung. Bintang utamanya Coki. Penampakan oleh Om, Beka dan Abi.

Kekerasan di Hari Kamis

hahaha

Review Novel Orange

Image
Orange by Windry Ramadhina My review rating: 3 of 5 stars Jujur saya sengaja mencari buku ini karena penulisnya adalah teman saya. Tebal cetaknya 286 halaman dan saya juga kenal editornya. Hal yang paling melegakan buat saya adalah tidak dipasangnya endorsement di sampul belakang buku. Yang ada adalah potongan dari cerita di dalam novel ini, berbunyi sebagai berikut: ”Ia mengunci pintu di belakangnya, lalu bersandar lemas di sana. Sesaat, ia seolah dipaksa menyadari sebuah kenyataan. Konyol rasanya, bercinta dengan Diyan di dalam kamar yang penuh dengan kenangan mengenai Rera—siapapun dia. Ah, dirinya kesal setengah mati.” Lalu di bawah paragraph itu adalah ringkasan pendek plot cerita novelnya: “Faye ditunangkan. Tanpa dasar cinta, murni karena alasan bisnis. Calon tunangannya, Diyan, adalah eligible bachelor yang paling diinginkan di Jakarta. Laki-laki yang tak bisa melepas kenangan masa lalunya dengan seorang model cantik blasteran Prancis. “Harusnya hubungan me...
Image
Orang ini kalah heboh sama Ryan , tapi yang bikin ceyem adalah bahwa dia mirip sama om yang ini Nah yang di atas itu namanya Burhan alias Jose alias HanHan. Yang bawah itu si Om. Si Om juga kaget pas gue tunjukin poto si Burhan alias Jose alias Hanhan itu. M : om? Om : iyah.. Sent at 4:35 PM on Friday M : http://www.metrotvnews.com/new/berita.asp?id=63889 mirip sama om fiturnya kalo pas gitu itu waktu om masi gondrong mirip nggak om? Om : woo... M : hiy ceyem Om : ga da tatonya... untung... M : iya sih hahaha eh tapi ini tangan kiri deng... tangan kanannya nggak kepoto. Ya intinya gitu lah... hiy mirip hihihiih

Fashion Destruction Jakarta Edition

Image
Lokasi: Kantor Wardrobe: Terusan baru yang bernuansa liburan! la la la Bunga: Hibiscus, dapet nyolong di halaman Medistra ... la la la... Kalung: Pinjem Lioni Sepatu: nggak keliatan, sneaker all star merah motif sulur emas. Gelang: Plastik, dapet tukeran sama Oq setahun lalu. huahahah... nampak rok ini berkibaran tertiup angin. Tingkat resiko kecelakaan sekitar 60%.

Mimpi Pencuri

Image
Setelah mimpi soal mobil-mobil kontainer dua malam lalu, tadi malem saya mimpi tentang sepeda yang juga bisa menggunakan tenaga mesin. Sepeda itu warna coklat. Saya menyalakannya karena sudah hendak pergi, lalu membiarkannya dalam posisi melintang di halaman rumah yang sepertinya rumah nenek saya di Surabaya. Halaman itu sudah disemen dan dikapur warna putih terang. Saya mau menutup dan mengunci pintu depan dulu sebelum berangkat, makanya sepeda bermotor yang bukan sepeda motor itu saya biarkan menyala. Tiba-tiba seorang lelaki masuk ke halaman dan membawa sepeda bermotor itu pergi. Dia berambut lurus sedang, berkumis, kulitnya warna cerah. Warna kausnya hijau. Celananya coklat saya kira. Saya berseru EH! Dia kabur keluar pagar naik sepeda bermotor itu. Saya lari mengejar tapi dia dan tetap sepeda bermotor itu tak terkejar. Saya teriak maling. Berkali-kali. Kencang sekuat tenaga. Sampai-sampai dada saya rasanya meletup antara kaget dan marah. Banyak orang tapi mereka tidak melakukan...

Padahal Kau Pun Tahu

Image
berderu berdebur bergulung-gulung berderu berdebur bergulung-gulung sesak berdesakdesak sesak berdesakdesak pecah di dalam rongga menusuk-nusuk berdarah-darah sebab bosan menunggu henti derap ujung kuku membentur meja menghitungi tiktok detik jarum berputar mengelilingi wajah hari sundul mentari timbul tenggelam berganti rembulan. padahal kau pun tahu bosan itu membunuh.

Gejala Menjadi Keren

Image
=="Kalau pagi tak datang ia tak harus bangun tak harus pergi tak harus membuka pintu tak harus ingat tak harus luka" === Gue nulis itu taun 2003 mungkin. Buat yang keren , mungkin tahu gimana rasanya harus menghadapi pergantian hari. Tiap matahari muncul atau tenggelam, yang kepikir pertama adalah "SHIT". Tidak dengan nada berteriak, atau amarah... hanya dengan huruf besar, dan datar. Lebih dari putus asa Buat gue pribadi yang dulu sempet keren ini, begitu gue merasa tersiksa waktu malam, dan merasa tersiksa begitu membuka mata di pagi hari... itu adalah gejala awal yang patut diwaspadai. Gejala awal menjadi keren kembali. Oh yeah...

Esensial

Image
Adalah benda-benda yang harus selalu dibawa: Handphone: Karena kalau dalam waktu 24 jam tak ada kabar pasti kelabakan Pensil dan Kertas: Alat tulis. My tools of trade Lipbalm: Bibir kering tidak enak untuk ciuman Krim Otot Geliga: Mencegah leher atau punggung patah Kunci: Kunci ke dalam hatimu... ahak cieh...(tidak nampak dalam gambar) Dompet: Lengkap dengan isinya berupa uang, kartu identitas, kartu atm (tidak nampak dalam gambar) Sekian, terima kasih

Early Birthday Wish List

Image
Ulang tahun gue masih Oktober. Banyak sebetulnya yang gue inginkan, tapi kalau situ sayang sama sini, inilah yang sudah gue pengen semenjak 2003. Kira-kira bersamaan dengan timbul hasrat pengen punya laptop. tangkup tangan dan berdoa : "Bismillahir Rahmanir Rahim... Ya Allah, Berikanlah Hambamu Satu Unit Sony PRS-505 Ebook Reader. Amiin.... " Bandrol harga sekitar 3 juta dan sudah pernah direview oleh Rene L. Pattiradjawane (oh, apanya Bara kah dia?) di Kompas suplemen pergadgetan. Salah satu bagian dari koran yang akan gue sambut dengan ceria, selain bagian comic stripnya. Oh yeah. Liur menetes . Sama seperti buku konvensional benda ini akan manyun kalau kena air hujan. Tapi benda ini bisa menampung sampai dengan 7000 lebih halaman, setara dengan oh... 100 buku? roughly? Gue sempet melirik stand Sony di Pacific Place dan mas-masnya kayaknya nggak tau Ebook Reader itu apa... mungkin di kepala dia yang terbayang semacam Card Reader. HAHAHAH. Oke...Benda kedua yang...

Ke Manakah Melisa?

Image
Ingat nggak lagu Abang Tukang Bakso yang sempat populer tahun 1988? Pernah nggak terlintas pertanyaan... di manakah Melisa, penyanyinya? Sepertinya itu one hit wondernya dia. Tadi temen kubikel sebelah bilang, "Itu Melissa Karim bukan sih?" Kalau Melissa yang ini penulis skenario buat ARISAN dan juga sering muncul di acara yang mirip The View a la ANTV yang berjudul Silat Lidah. Iya gitu dia Melisa yang dulu suka beli bakso 300 perak tidak pakai kol? Kalau yang ini memang bukan Kembang Kol tapi Blind Melon dan katanya mau kam bek gitu ke dunia permusikan . Oh yeah... minus pukalisnya tentu karena sudah almarhum akibat operdosis Serius gue penasaran Melisa ini ke mana... duh gambarnya kecil gitu... itu Melissa Karim bukan ya? Kalau Bagio sih udah lama meninggalnya...

Menjalani Hidup a la Aishwarya Rai Bachchan

Image
Bisa dibilang saya ini menggemari Aishwarya Ray. Nah, kemaren si Lioni pulang dari India memaksa gue nonton pilem-pilem India. Salah satu yang udah gue tonton berjudul Om Shanti Om. Bintang utamanya Shahruk Khan. Pemeran ceweknya bernama Deepika Padukone , bintang pendatang baru yang masih super kinyis kinyis dan dikader sebagai pengganti Aishwarya di masa mendatang. Deepika Padukone: asli cantiknya Terus kenapakah "Life According to Aishwarya Ray"? Sesorean gue muter-muter di antara rak alat tulis di Gramedia Jl. Merdeka Bandung dan yang ada di kepala gue adalah kalimat itu. Terus menerus selama kurang lebih 90 menit. Sebenarnya yang pengen gue tunjukin ada di bawah ini. Potongan-potongan ini gue ambil dari majalah Visual Arts Anniversary Edition vol 25 no 25, Juni-Juli 2008. Rubrik Tekstur, artikel Agus Dermawan T berjudul "80 Tahun: Penulisan Seni Rupa (di) Indonesia": Kalau karya perupa ditakdirkan hidup terus melawan waktu, kiprah pemikir seni hanya ...

Ayam

Image
Mengapa Ayam Menyebrang Jalan? Jawaban menurut: Guru TK: Supaya sampai ke ujung jalan. Plato: Untuk mencari kebaikan yang lebih baik. FBI: Beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa. Aristoteles: Karena merupakan sifat alami dari ayam. Captain James T. Kirk: Karena dia ingin pergi ke tempat yang belum pernah ia datangi. Martin Luther King, Jr.: Saya memimpikan suatu dunia yang membebaskan semua ayam menyeberang jalan tanpa mempertanyakan kenapa. Machiavelli : Poin pentingnya adalah ayam menyeberang jalan! Siapa yang peduli kenapa! Akhir dari penyeberangan akan menentukan motivasi ayam itu. Freud : Fakta bahwa kalian semua begitu peduli pada alasan ayam itu menunjukkan ketidaknyamanan seksual kalian yang tersembunyi. George W Bush: Kami tidak peduli kenapa ayam itu menyeberang! Kami cuma ingin tau apakah ayam itu ada di pihak kami atau tidak, apa dia bersama kami atau melawan kami. Tidak ada pihak tengah di sini! Darwin : Ayam telah melalui pe...

Lost in Love, Kehilangan Cinta?

Image
Lost in Love ini adalah film Indonesia untuk remaja bergenre drama asmara. Skenarionya diadaptasi dari novel berjudul sama yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2006 dalam bentuk E-Book. Baik versi novel maupun versi filmnya merupakan terusan dari Eiffel I'm in Love yang novelnya diadaptasi ke dalam bentuk film dengan judul sama oleh Soraya Intercine pada tahun 2004. Latar belakang lebih canggih sudah pernah dibahas. Silahkan intip . Plot ceritanya kurang lebih begini: Lanjutan dari cerita sebelumnya, Adit sudah pernah melamar Tita di menara Eiffel. Kali ini Tita ke Perancis dengan ayah dan ibunya yang sibuk membuka rantai restauran masakan Indonesia. Tita masih diperlakukan seperti anak kecil oleh keluarganya, dan kemudian juga oleh Adit. Karena kesal Tita melarikan diri, atau lebih tepatnya tersesat. Selama melarikan diri itu kesialan demi kesialan menimpa Tita. Ia juga berkenalan dengan seorang pemuda bernama Alex yang kemudian membantunya mencari jalan pulang. Untuk me...

Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull

Image
Selain Star Wars, Indiana Jones adalah film franchise George Lucas yang ikonik dan legendaris. Mengilhami begitu banyak produk bergenre petualangan, misalnya game Tombraider yang lalu dibuat filmnya, seri The National Treasure, dan bahkan Ekspedisi Madewa, film Indy terbaru ini sangat ditunggu-tunggu oleh penggemarnya karena sudah hampir 20 tahun semenjak film Indiana Jones and the Last Crusade dirilis tahun 1989. Remember? He used to be this hot! Karena tuntutan pekerjaan, sebagian besar porsi cerdas dari review yang gue buat untuk film ini bisa dilihat di tempat saya bekerjah . baiklah! ** SPOILER ABIS!!!** 1. Film ini manyun. Di tengah film, tensi yang sempat naik karena serunya menyoraki Indy and the gank menghajar pasukan Uni Sovyet pimpinan Spalko, langsung hilang dan kembali datar karena dialog yang lama dan penjelasan rute bla bla bla... Saking manyunnya Ubi ketiduran di tengah-tengah. "Yez, you can certainley use Botox here... and dere... and a bit ova here...

Sirik Tanda Tak Mampu: Maunya Kritik Tapi ... Tak Mampu

Image
Gue pernah membuang uang membeli versi cetak mewahnya Eiffel I'm in Love di Gramedia, sementara setahun dua sebelumnya remaja paska ingusan di SMA 28 Pasar Minggu bisa mendapatnya murah dengan membajaknya di fotokopian. Ya, itu adalah masa awal Rachmania Arunita mengenal sebuah sistem perekonomian yang berjudul Industri Sastra. Tak berapa lama kemudian Rachmania Arunita mengenal sistem yang lebih menguntungkan bernama Industri Perfilman dengan diluncurkannya film Eiffel I'm In Love yang dibiayai oleh Soraya Intercine tahun 2004. Film itu laris manis, mendongkrak penjualan buku versi cetak mewahnya juga. Novelnya bisa dibaca dengan mudah dan cepat, sekali kibasan jari delapan lembar terlewati, dan tidur bisa tetap nyenyak tanpa terjaga tengah malam akibat penasaran. Filmnya lebih menyebalkan, kecuali ditonton sendiri di rumah sehingga jari bisa menekan tombol mute atau fast forward di remote control sewaktu-waktu. Dibintangi Sandy Aulia sebagai Tita, si gadis ingusan yang...

How To Catch a WHAT?

Image
Lagi baca-baca e-mail, nemu iklan beginian... --- How To Catch Mr. Bule : Buku Panduan Bagi Perempuan Untuk Berkencan Dengan Pria Asing Pengarang : Erlinawati Penerbit : Gramedia Pustaka Utama ISBN : 979-22-3503- 6 Sinopsis Apakah perkawinan beda bangsa bisa berjalan dengan baik? Apa betul pria asing lebih romantis penuh kasih sayang dan lebih peduli daripada pria Indonesia? Apakah mereka benar-benar tahu cara membuat seorang perempuan merasa dibutuhkan-- atau apakah mereka hanya berburu pengalaman eksotik sedikit fun dengan perempuan Asia yang berperasaan halus karena perempuan asing terlalu mandiri dan egois? Masalah-masalah apa yang dihadapi oleh perempuan Indonesia yang berkencan dengan pria asing? How to Catch Mr. Bule merupakan buku petunjuk praktis yang akan menuntunmu bila kamu ingin menjalin hubungan dengan orang asing. Lupakan stereotrip dan waspadalah. Tidak semua pria seperti apa yang mereka tampakkan. Ada yang bagus dan ada pula yang tidak benar--jadi berhati...

MANIFESTO: Pameran Besar Seni Rupa Indonesia 2008

Image
Entah ada yang sadar atau tidak, tapi biasanya kalau anda-anda sekalian pernah bertemu dengan kami pasti tak menyangka bahwa kami yang selalu nampak radikal dan anarkis sebetulnya menyimpan semangat nasionalisme, bahkan mungkin juga patriotisme di balik tumpukan lemak dan ketidakacuhan ini. Mungkin pernah juga melihat kami menertawakan upaya pemerintah membangkitkan rasa memiliki dalam generasi muda dengan gegap gempita kampanye Visit Indonesia 2008, tetapi lihat, tetap berjargon bahasa Inggris. Juga, dengan nada lebih patriotis: Peringatan Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional, tapi lalu gagal menjelaskan konteksnya, harus bangkit dari apa. Oh ya, bisa jadi kami tertawa tapi dalam hati sebetulnya kami sedih dan putus asa. Oh ya, bisa jadi kami tertawa karena sedang ingin tertawa saja. Karenanya kami datang ke sebuah proyek besar, pameran seni rupa MANIFESTO yang dibuka di Galeri Nasional, Jakarta, tadi malam. Tentu saja datang terlambat, karena kami ini gemar juga menertawakan birok...