Posts

Happy New Year 2012

Image
To recap, family happened to me last year. It dominated the events of 2011 and plans for any long term or immediate future. New friends. An office job and then no office job. I still try to live with no regrets, so here goes... 2012 Let's go!

Anak Kaleng

Image
Dulu, paska melahirkan saya, Yang Mulia Ratu Alam Semesta Ibunda saya ternyata gagal menyusui. Setelah 7 hari produksi ASInya berhenti sehingga saya pun diberi susu formula. Adik saya juga mengalami hal yang serupa, tapi dia kurang beruntung dibanding saya karena dia cuma dapat 4 hari saja. Dulu ada becandaan kalau minumnya susu ibu ya berarti anaknya ibu, kalau minum susu sapi berarti jadi anak sapi. Susu yang saya minum adalah susu kalengan, jadi, saya anak kaleng dong? Karena saya adalah anak yang dibesarkan dengan botol susu, konsep menyusui menjadi sesuatu yang cukup samar bentuknya di kepala saya.  Saya tahu bayi yang baru lahir itu minum susu sering sekali. Saya tahu pada tahapan usia tertentu bayi akan mulai diperkenalkan pada makanan selain susu, seperti bubur. Saya tahu produk-produk susu formula dan makanan bayi di supermarket. Tapi saya tidak tahu apa-apa soal menyusui. Yaiyalahya. Wong belum pernah netekin sama sekali. Lalu Kunyit pun terjadilah. Saya memutusk...

Ibu Internet

Image
Era baru, era teknologi. Era baru, era keibuan. hahaha. Fokus pemikiran dan pergaulan sehari-hari sudah tidak bisa lagi dipisahkan dari bayi, bayi dan bayi. Jadi tadi sore, sambil masak, saya memutuskan untuk membuat label baru di blog ini. Label emak. Ini postingan pertama label emak. Kunyit *gasp* I am your mother *gasp* (sambil pakai ember hitam di kepala) Internet banyak membantu saya sebagai emak anyaran. Segera sesudah the electrifying moment of truth, saya langsung mencari informasi mengenai perkembangan janin. Kemudian saya mencari informasi tentang proses kehamilan, proses melahirkan dan proses menyusui. Ketika hamil 4 bulan saya pernah, kalau ditotal mungkin seminggu lamanya, mencari dan melihat video-video melahirkan di youtube, terutama melahirkan normal. Man, those videos are powerful stuffs! Saya pernah sampai menitikkan air mata setelah nonton sebuah video proses melahirkan yang berdurasi 18 menit. Ikut lega, ceritanya. Tapi waktu Chloe lahir tidak ada foto a...

Akseptor KB = Dewasa. Konon.

Image
Sekitar dua pekan setelah saya melahirkan, Ratu Alam Semesta Ibu saya berkata sebaiknya saya membuat janji ketemu dengan dokter kandungan untuk memasang IUD . "Harus segera dipasang. Jangan sampai nanti kesundul, kasian si Kunyit," begitu kata Ibu saya. Sundulan yang cantik... dan... GOOOOLLL! Kesundul adalah istilah di kalangan terbatas, yaitu ketika si anak belum genap setahun, tapi ibunya sudah hamil lagi. Itu terjadi pada beberapa orang yang ibu saya kenal, dan yang saya tahu pasti terjadi pada sepupu saya. Anak pertamanya baru berusia 5 bulan dan istrinya sudah hamil lagi 3 bulan. Gas pol jek! Percakapan mengenai seks dan kontrasepsi selalu berjalan agak janggal dan jengah di antara kami, ibu dan anak, walaupun konsep KB dan kontrasepsi bukan hal yang asing bagi saya. Sebagai tenaga medis profesional, Ibu saya adalah bagian dari pelaksana kampanye KB pemerintah RI di era 1980-an. Saya yang masih TK pernah ikut beliau keliling dalam program PUSLING (Puskesmas Ke...

Oh. Udah Lagi Ini Teh?

Image
Udah NOVEMBER LAGIII???!!! Tahun lalu tanggal segini, rumah saya jadi basecamp kecil dadakan. Tiap malam kami nyaris tidak tidur memantau siaran radio komunitas yang streaming lewat internet. Koneksi internet di rumah kami bandwidth-nya melet, tapi syukurlah masih bisa berfungsi dengan sebisanya. Gunung Merapi meletus, dan penjaganya, mbah Maridjan, sudah meninggal pada letusan besar pertama tanggal 26 Oktober 2010. Tanggal 1 November 2010, saya tetap ikut Nanowrimo 2010. Masih masuk kantor. Masih optimis. Empat hari kemudian, tanggal 5 November 2010, letusan besar kedua terjadi. Semua keinginan meneruskan Nanowrimo ambyar. Saya cuma berhasil menulis 700 kata. Tahun ini... hem... tahun ini saya ikut Nanowrimo lagi :) Tantangan saya tahun ini bukan Merapi tapi bagaimana caranya bisa menulis kuota 1667 kata setiap hari sampai akhir bulan dengan harus membagi konsentrasi dengan mengurusi Chloe, yang tanggal 4 November nanti genap 3 bulan. Yes, like Emak like Anak Saya nggak ...

Penantian Penuh Makanan

Image
Sebelum lupa semuanya, harus segera ditulis dan didokumentasikan ini. Penantian yang panjang. Lebayatun dan dramasyen, tapi memang begitulah rasanya menunggu peristiwa melahirkan. Minggu pertama Juli si manyun mengantar pulang ke Surabaya, setelah 3 hari menemani di Surabaya dia balik ke Jogja. Rencananya adalah dia baru balik menjelang tanggal perkiraan lahir si orok kunyit, yang jatuh pada tanggal 27 Juli. Cerita melahirkannya bisa ditilik di postingan blog sebelum ini .  Nah, selama menunggu si orok mbrojol ke dunia, saya kayak orang pingitan. Baru bisa keluar rumah kalau ada si manyun karena Surabaya panas eram -- menyebabkan senantiasa berkiblat ke tempat yang memiliki fasilitas pendingin ruangan yaitu mall (bwahahak). Bapak saya terlalu bawel kalau dimintain nemenin ke mall. Ibu saya kerja dan sesudahnya kecapean, lebih milih istirahat. Adik saya sibuk sendiri. Yang bisa nemenin nggak pake bawel ya si papa kelinci. Kerjaan saya di rumah selain membaca, menerjemahk...

Melahirkan

Image
***WARNING***PERHATIAN*** Postingan berikut ini panjang, eksplisit dan penuh adegan kekerasan. PrinsCharming si manyun sudah datang ke Surabaya sekitar 3 hari sebelum tanggal perkiraan lahir karena 2 hari sebelumnya perasaan saya sungguh tidak enak dan gelisah. Ternyata... selain dari Braxton Hicks yang semakin kerap tapi tidak terlalu mengganggu, sama sekali tidak ada tanda-tanda kontraksi apapun. Dokter juga hanya menyarankan perbanyak jalan kaki, jika sampai sepekan tetap tidak terjadi apa-apa, saya akan diinduksi agar melahirkan. Sejak si manyun datang, saya dan dia jalan kaki seperti turis nyasar di Surabaya. Mall hopping sih ujung-ujungnya, karena saya gampang kegerahan, tapi lumayan itu jaraknya dalam satu hari minimal 2 km. Pernah satu kali, setelah 4 hari berlalu dari HPL dan tetap tak ada tanda-tanda melahirkan, kami jalan kaki sampai sekitar 8 km. Pantat rasanya mau lepas sesudahnya. Dan, tetap, tak ada mules atau apa saja lah.. Kamis tanggal 4 Agustus adalah jadwal...

She is Not Here Yet

Image
By the time I write this, she is 4 days passed her estimated due date. Why? I don't know. Perhaps she's not ready yet. She's head down, which is good. She's descended into the pelvic bone, which is good. The uterine is ripe and thinning, which is good. But she's not coming out yet. Her father had been around for a week and she's still inside. Aren't we anxious? HELL YES WE ARE! Aside of the umbilical cord problem, everything is peachy inside, apparently. The ob-gyn was quite cool in a reassuring way. "Come back next Thursday if nothing happens, and we'll induce her out." So, what is supposed to happen before next Thursday? Hopefuly something like labor contraction. Water breaking. So far I had only a bit of the mucus plug out. Mild back pain. Mild pelvic discomfort. A series of Braxton-Hicks that are still not turning into something more serious. The little rabbit, in the mean time, seems to still enjoy the limited space she's...

Liburan Sebelum Badai

Semua orang gelisah. Hari ini kurang tujuh hari lagi adalah HPL si kelinci kecil. HPL, bagi yang awam dan belum mengetahuinya, adalah kependekan dari Hari Perkiraan Lahir. Iya, saya sedang hamil. BESAR SEKALI. Rasanya buncit saya ini lebih gede daripada dua minggu lalu ketika saya pergi dari Jogja dan kembali ke Surabaya dalam rangka persiapan kelahiran. Kulit perut makin pecah. Saya sudah berhenti menghitung dan mengamati persentase kerusakan kulit perut. Sekarang tiap kali terasa gatal pedih, saya tahu pecahan kulit itu bertambah. Hanya bisa pasrah sambil oles-oles minyak zaitun agar tidak terlalu gatal. Popok dan baju ukuran mungil untuk si kelinci kecil sudah siap. Sudah bersih dicuci, dilipat dan dikumpulkan di satu keranjang biar rapi. Tas darurat persalinan sudah siap. Isinya kain, daster bukaan depan, korset paska melahirkan, baju dalam, pembalut, kamera dengan baterai penuh, peralatan mandi, persediaan makanan kecil dan minuman berenergi, dan satu set baju si kelinci k...

Kerubim

Image
Sebetulnya saya pingin nulis ini dari beberapa pekan yang lalu. Ada sesuatu yang mengganjal yang membuat saya tidak kunjung menuliskannya. Ganjalan untuk menuliskannya juga besar. Jadilah saya merasa terganjal kiri dan kanan. Entah kenapa di saat tempat kerja saya mau tutup operasional, malah banyak staff dan istri staff yang hamil atau melahirkan. Jaraknya pun berdekatan. .Jumlah perempuan hamil di tempat kerja saya ketahuan ketika suatu hari kantor saya mengadakan pelatihan bela diri khusus staff perempuan. Tae Kwon Do dasar. Sekretaris bos mengirimkan e-mail dan staff perempuan diminta mengisi daftar keikutsertaan. Saat itu kandungan saya masih 24 minggu. Belum terlalu terlihat seperti hamil, lebih seperti kekenyangan saja. Saya tulis saja di daftar itu kalau saya tidak ikut pelatihan bela diri. Selain latihan tangkis dan sedikit pukulan, saya yakin pelatih yang disewa akan mengajarkan juga cara untuk jatuh atau menjatuhkan. Daripada ambil resiko, lebih baik tidak ikut saja. Pa...
Image
If I fell in love with you Would you promise to be true And help me understand 'cause I've been in love before And I found that love was more Than just holding hands If I give my heart to you I must be sure From the very start That you would love me more than him If I trust in you, oh please Don't run and hide If I love you too, oh please Don't hurt my pride like him 'cause I couldn't stand the pain And I would be sad if our new love was in vain So I hope you see that I Would love to love you And that she will cry When she learns we are two cause I couldn't stand the pain and I would be sad if our new love was in vain so I hope you see that I would love to love you and that she will cry when she learns we are two photo courtesy of Masayu :)

Versus Ngemil

Image
Jadi! Untuk merayakan usia kehamilan 28 minggu, saya ke dokter untuk periksa! :D Kami datang hampir terlambat, jam setengah sembilan malam pak dokter nampak sudah bersiap mau pulang. Ealah, ternyata kalau Kamis tidak terlalu banyak pasien yang mengantri. Yang daftar mungkin cuma 8 orang. Saya lihat di atas meja suster ada satu lagi status lain selain punya saya. Yang satu itu betul-betul tidak nongol sepertinya. Berhubung nyaris hampir saja tapi tidak terlambat betul, pak dokter pun membuka kembali kunci pintu ruang praktek dan menunggu sementara saya ditimbang dan diukur tekanan darahnya. "Lho, mbak, kenapa bulan ini naiknya 4 kg?" *gelisah* *mata melirik ke kiri dan kanan* Padahal sumpah saya gak banyak ngemil. Saya masih ingat apa saja yang saya cemil sepanjang 4 pekan itu. Saya ngemil coklat Monggo... itu pun hanya dua batang dalam rentang waktu dua pekan. Sebungkus Chacha coklat kacang, tapi itu pun tidak sendirian, karena berbagi dengan orang satu ruangan. Sat...

S'il vous plait

Image
Akhir-akhir ini jadi lumayan sering beli. Dark Chocolate 58%. Nggak langsung terasa asem di lambung, tapi kalau sudah dua keping harus berhenti. Benda ini enaaak...

Lelaki Amfibia

Image
"Yang menjadi masalah terbesar pada saat muncul peraturan bahwa nama-nama Cina itu harus diIndonesiakan adalah karena nama itu mengandung sejarah, dan menghapuskan itu seperti memotong akar, memutus hubungan dengan garis sejarah keluarga. Sementara buat orang Cina, sejarah dan keluarga itu penting." -- J Si manyun keturunan Cina. Oleh keluarganya dia dikenal sebagai anak ketiga keluarga Lim dengan nama semacam syair doa dalam bahasa Cina. Saya tidak mengenalnya dengan nama itu. Dalam ranah legal yang berkaitan dengan tata administrasi dan pencatatan hitam di atas putih di negara Indonesia ini dia punya nama Indonesia, Jaya. Memiliki dua nama itu membuat dia nampak seperti amfibi di mata saya, hidup di dua dunia yang berbeda. Lebay betul ya kedengarannya. Perasaan ini timbul ketika pertama kali saya melihat dan mendengar dia berkomunikasi menggunakan bahasa ayahnya tiga tahun lalu, kami sedang berada di restoran masakan Pontianak langganan dia. Si tukang masak datang mengh...

Resensi Garis Perempuan: Tentang Perempuan, Tubuh dan Kuasa Atas Diri

Image
Garis Perempuan by Sanie B. Kuncoro My rating: 3 of 5 stars Buku ini adalah salah satu novel kontemporer Indonesia dengan alur yang rapi jali. Jalinan ceritanya bersumber pada empat sub-plot yang masing-masing mengikuti seorang perempuan muda yang sudah saling akrab sejak kecilnya; Ranting si yatim dan miskin, Gendhing yang keluarganya kekurangan, Tawangsri yang keluarganya nampak normal tetapi ternyata kurang fungsional dan Zhang Mey yang keluarganya lengkap normal fungsional tapi mengekangnya dalam tradisi. Sebetulnya keempat perempuan muda ini terikat pada tradisi tanpa terkecuali. Ini baru saya sadari di akhir masing-masing sub-plot dan kemudian keempatnya dipertemukan lagi di setting yang juga dipakai untuk membuka novel ini. Keempatnya hampir mendobrak tradisi tapi lantas memilih untuk tetap berada di dalam garis batas. Kecuali Ranting, yang sepertinya hidupnya paling rumit dibandingkan ketiga sahabat masa kecilnya. Ranting harus menempuh plot klise 'menyerah pada na...

Terlarang!

Image
Semakin terlarang semakin diinginkan! Ah. Untunglah di Jogja belum pernah nemu rumah makan tempat makanan laut mentah segar yang sedap sehat.

Ajar Madhang

Image
Karena sudah bertahun-tahun saya lepas dari istana Ratu Alam Semesta saya Ibu, saya mengadopsi gaya makan asal perut penuh yang khas ditemui pada spesies mahasiswa ngekos. Trial dan Error pada tahun-tahun pertama tersebut mengakibatkan ledakan pertambahan berat badan yang cukup signifikan.  Baru pada 2004 saya belajar pola makan yang sedikit berbeda. Perubahan pola makan tersebut karena saya sudah jarang sekali pulang pergi luar kota setiap hari (baca: ke kampus), tempat saya ngekos memiliki dapur sendiri meskipun alat-alatnya terbatas pada kompor gas dan panci standar, selain itu saya relatif jarang keluar dari kosan karena... erm... ya karena itu lah.  Saya punya satu laci yang isinya bahan makanan, yang saya isi ulang minimal seminggu sekali dengan belanjaan dari supermarket terdekat. Isi laci itulah yang mengisi lambung saya setiap hari; roti gandum, crackers Monde, susu bubuk, coklat bubuk, pasta, buah (biasanya apel atau jeruk), sayur (biasanya wortel karena tahan lam...

Self ish Wish

Image
I know it's selfish, but a little girl with my eyes and your smile will melt the world, no? I know it's selfish but imagine all the cute colorful things with frills and bows she can wear.

Bahasa Rahasia

Image
Semenjak minggu kesepuluh saya mendapati diri saya dianugerahi kemampuan baru. Sebuah bahasa rahasia dari perkumpulan yang tidak begitu rahasia. Beberapa orang mulai mengajak saya bicara dengan bahasa rahasia itu. Saya seringkali baru menyadarinya separuh jalan. Yang lebih mengagetkan lagi adalah ketika menyadari bahwa terkadang sayalah yang mulai pembicaraan berbahasa rahasia. Tentang payudara yang sakit, aerola yang berubah warna menjadi gelap, pertambahan berat badan dan perluasan ukuran pakaian, kebutuhan untuk berulangkali pergi ke kamar mandi karena isi lambung atau kandung kemih, berbagai jenis makanan minuman dan kegiatan yang dipantangi, nama dan alamat praktekan para dokter atau klinik berikut daftar harga jasa yang ditawarkan, hingga kepercayaan tradisional baik yang bisa dinalar maupun tidak. Mungkin, terkadang, saya tanpa sadar bahkan mulai mengajak teman lama non-perkumpulan rahasia untuk berbahasa rahasia juga. Rasanya seperti euphoria yang agak memalukan. Tapi ent...