Posts

Kamu Kalo Marah Nyebelin!

Orang O ini sudah lama gue kenal, dulunya gue anggep dia temen dan panutan, belakangan gue anggep dia nyebelin dan sedikit kampungan. Gue menghindari bersosialisasi terlalu banyak sama dia sebenernya, soalnya gue masih kesal dan nggak bisa baik-baik saja. Gue nggak bisa pura-pura. Daripada nyolot mending gue menjauh toh. Ini ada urusannya sama bayi gue. Emang sih bukan gue juga yang membibiti itu bayi, yang diwariskan ke gue tahun 2004 awal, waktu mendadak ditinggal bapaknya. Tapi gue mencurahkan hati gue ke situ, berusaha nemu keluarga baru yang bisa membesarkan ini bayi sampe dia bisa jalan. Dan dia bisa jalan sekarang setelah tiga tahun air mata, keringat, dan darah. Waktu pertama kali ada masalah sama Orang O itu gue mikir, alasan gue bertahan cuma bayi gue. Waktu perseteruan itu merambat sampe ke masalah bayi gue, pusing lah. Sebetulnya hak siapa sih ngurusin bayi ini? Gue lihat dia juga nggak ada waktu kok buat ngurusin bayi. Kalo dia merasa nggak nyaman ngurusin bayi karena ...

Kamu Kalo Marah Nyeremin!

Iya, iya, emang. Dan bahwa gue tukang marah, itu bener juga. Dalam hidup gue, gue selalu marah. Nggak pernah ketawa, senang atau bahagia. Kira-kira menurut lu kenapa? Tuhan yang Tahu apa isi kepala gue karena kadang-kadang gue juga gag terlalu ngeh. Tapi setulus hati gue selalu berusaha tidak melakukan pada orang lain, yang gue nggak pengen dilakukan ke gue. Kenapa? Ya soalnya gue udah cukup gede untuk tau yang namanya nggak pantes. Ada yang sering nganggep sering perginya gue ke Jakarta itu menyenangkan. Dalem hati gue membatin, ya udah, lu aja yang ke Jakarta sono dalam kondisi kayak yang gue alamin. Nggak ngerti deh, apa udah settingan awal pabrik di kepalanya buat mengatakan hal-hal yang bernada meremehkan orang lain? Akibatnya gue jadi merasa berhak buat nyebarin berita buruk soal dia ke beberapa orang yang cukup penting di masa mendatang. Jahat? Iya. Pantes nggak? Aduh, gue udah terlanjur emosi sih. Lagian, kan udah dibilang gue emang pemarah.

Bukan Harry Potter

Image
Bukan. Tetapi akhirnya sampai juga kami lulus sekolah semuanya sebelum Harry Potter lulus (atau D.O. atau mati duluan) dari Hogwarts. Bert akhirnya menyusul kami berdelapan dengan gelar sarjana Psikologi tadi siang, Rabu 11 Juli 2007. Tepat 11 hari sebelum Harry Potter buku terakhir di luncurkan. Dengan demikian tercapai sudah janji kami tiga tahun lalu "jangan sampe Harry Potter udah lulus dan gue belum" Draco Dormiens Nunquam Tittilandus yang artinya... Jangan main-main sama kami bersepuluh... hekekekek

Seven Dwarves and One Confused Monkey

Image
Lucky day today. Seven, seven, seven. 9 am : Just woke up after hitting the snooze button twice. Dragged myself down. 9.15 am: Waited for the water to boil as I checked on e-mails and IM. 9.23 am: Hot choco-banana milk and cereal while browsing on blogs. Nothing interesting, he's prolly not up yet. 9.52 am: Posed for some pics. Was wearing shorts and long sleeved shirt. Suspected how it's going to be a physical day today what with the story telling and all. 9.54 am: Out of the gate, marched for work. 10.20 am: Had lumpiya basah while talking to Blanyuk. 10.30 am: not in the mood of smoking while talking at the reading room so chatted with Ben instead while we were picking up books in need of TLC. 12.01 pm: Starting to feel hungry. 12.03 pm: Telling self, discreetly, that self was not hungry. 12.05 pm: Self-suggestion proven unsuccesful, feeling even hungrier. 12.11 pm: Distracting self with a HUGE cup of lemon mint tea. Hot one, please. 12.13 am: eav...

Diserang Dingin

Image
Bandung diserang dingin di tengah bulan Juni. Aneh? Tidak lagi, karena kini sudah terjadi. Harus dipasang nih, sebuah sajak manis tentang rindu cinta dan dendam mungkin pada cuaca: tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu --Sapardi Djoko Damono-- Pagi-pagi sudah menggigil. Ketika tirai disingsing tampak kabut menggantung di ujung atap. Semua berwarna kelabu cerah di luar sana. Seperti saat aku terjaga subuh buta dan berusaha menarik nafas karena tak terbiasa dengan udara. Pukul 8 akhirnya Matahari berhasil menyibak awan. Mungkin pemandangan orang yang tergesa seraya menggigil sangat menarik baginya. Bertelekan satu lengan pada awan ia menya...

No Bloody Kidding

Image
Some bloody funtastic parents want you to spend YOUR money on THEIR bloody daughter. Howbout that? I say it's bloody brilliant! Actually made me want to did spend some of my money. But I didn't. Hah!

Tapi Saya Sudah Resign

Image
Sangat tidak dianjurkan untuk bekerja di sebuah tempat kurang dari 2 tahun, Demikianlah yang diajarkan oleh tips dan trik menjadi Gen Y masa kini di sebuah majalah gaya hidup franchise internasional. Tapi, saya sudah terlanjur resign. Semenjak dilema antara gue resign atau tidak, gue udah mikir bener-bener kok. Cecunguk Purba sempet ngejekin gue quitter. Belum apa-apa udah berhenti. Tapi kasusnya lain antara kerjaan gue di pengkolan itu, kerjaan gue di Jakarta, and now this one . Di pengkolan itu gue masih dalam predikat masa trial, yang mana selama trial, selain mereka observasi gue, gue juga observasi dong apakah gue akan diperlakukan layaknya manusia atau monster di situ. Terus, di jakarta, Cunguk tau persis alasan gue milih buat balik ke Bandung aja. Nah ... kemudian,setelah gue kerja di sini, ternyata gue dapet . Dapet aja gitu. Ya, nggak begitu aja sih. Tapi melalui pengajuan lamaran yang gagal taun sebelumnya akibat nggak tau tanggal deadline, dan ditambah pernah punya mi...

Lately I had been scoring perfect Aces in disturbing stuffs such as this

Image
You scored as Suicide . Your death will be suicide. What more can I say? Fact: Suicide is a permanent solution to a temporary problem. If you want to know hwo you will commit suicide, take a look at your second highest percentage on the bar graphs. Suicide 100% Poison 93% Stabbed 67% Gunshot 60% Disappear 60% Disease 53% Bomb 53% Cut Throat 47% Accident 40% Eaten 40% Suffocated 27% Natural Causes 20% Drowning 0% How Will You Die?? created with QuizFarm.com

010

Image
You and Me and My Brand New Bikini Quite recently I had the worst panic attack in the history of my psychosomatic problems. Absolutely the worst. Quite surprisingly, or not as quite and just me underestimating, people came to the rescue. As an addition, although it didn't solve anything, I discovered that the thought does not matter, action does. In general, am very anxious and perhaps quite bored. People had been describing me as very outspoken and extrovert. I believe in this, and in people, so I wonder why I ever need to suffer anxieties. It's not a characteristic that should follow such treaties I was described as. Anyhow, I felt really bored today. I tried to walk it off. Didn't work. I tried to annoy someone (hey Bert !). Didn't work. So I went to the supermarket. But it was not chaos that I tried to escape. It was boredom. Obviously Supermarket didn't work. The last resort was retail therapy. Ditsky told me earlier she had just bought two new bikinis in her...

Mencari Identitas 2

Bisakah manusia hidup tanpa identitas? Manusia memiliki kecenderungan untuk mencari persamaan dan perbedaan di antara mereka, melakukan semacam identifikasi melalui imitasi dan lain-lain. Kemudian untuk sebuah persamaan mereka berkumpul membentuk kelompok. Ini mungkin juga merupakan insting primitif. Dalam kelompok, perburuan maupun pertahanan diri akan lebih berhasil daripada sendiri. Dan untuk mendapatkan kerja kelompok yang sukses dalam kedua upaya itu, masing-masing anggota kelompok harus sehati dan sepikiran. Dengan kata lain cocok. Dengan kata lain ada kesamaan. Begitu kena sensus pemerintah, kamu jadi punya identitas. Kartu Tanda Penduduk adalah tanda identitas. Seperti juga halnya kartu identitas lainnya, entah itu kartu tanda anggota persewaan komik, atau kartu nama. Katakanlah, kamu tidak merasa perlu akan KTP. Persetan taik kucinglah kartu identitas itu! Terlepas dari apakah identitas yang "dipaksakan" ini memiliki arti atau tidak pada kamu, tergantung sepen...

Cumi dan Sotong

Image
Ini sudah diketahui semenjak Minti dikasih kandang baru yang menyebabkannya bisa ditaro di sebelah gue di kasur. Ngeliatin Minti tidur lama-lama bikin ngantuk. Padahal hemster itu tidurnya 15 jam sehari. Go figure. Nah, kandang buat Cumi dan Sotong ini agak beda bentuknya. Terbuat dari semacam plastik gitu selain teralis, dan warnanya pun oranye hijau walauun tembus pandang. Tidak terlalu nyaman untuk dipandang terlalu lama. Tadi siang sesudah ngasih mereka makan, gue pun mengamati mereka sibuk mengunyah dan menyumpal kantongnya besar-besar. Sesudah mengunyah mereka tidur. Dan gue tidur aja lah di samping kandang. Hoahm. Yang bener aja.

009

Hari ini menjelang malam langitnya cerah. Padahal sebelumnya langit sempat bingung mau nangis apa ketawa. Antara hujan dan matahari bersinar cerah. Dari atap rumah tempat kami jemur pakaian, kita bisa melihat ke lautan atap di lembah Cemara. Ironis betul. Sama sekali tidak terlihat jejak cemara. Suara anak-anak memantul dari dinding semen dan batu bata. Sekilas, sekelebat, terlihat dari kejauhan dari celkah antara dinding rumah, atap dan jendela, beberapa sedang berlari sambil tertawa. Kadang kita bisa melihat teman mereka bermain, tapi lebih sering tidak. Langit sepi. Nyaris tidak terdengar suara derum lalu lintas, tapi ada, gemuruh nyaris tak terdengar. Ramai benar. Pantulan tawa dan jerit di sini sana. Sekali lagi aku terdiam, secara otomatis berusaha menyerap semua itu dalam ingatan. Bau, suhu, warna. Entah emosi apa yang akan timbul saat 10 tahun lagi memori ini tersentuh dalam otakku.

Mencari Identitas Diri

Image
The Long and Winding Road Berkaitan dengan kapasitas pekerjaan saya, saya berkenalan dengan seorang wanita cantik berbahasa Perancis yang sedang belajar seni dan fotografi di Jogja. Dia ke Bandung sedang main. Kami ngobrol panjang dan lebar karena sepertinya ada beberapa kesamaan pada cara berpikir kami. Dia berkisah tentang persahabatannya dengan beberapa orang dari Aceh Darussalam, dan mengatakan dia memiliki kopi sebuah film dokumenter yang sangat panas. Film ini terlampau panas sehingga di Indonesia dilarang tayang dalam beberapa festival. Kecuali tentunya bila penayangan itu dilakukan bawah tanah, diam-diam, berbau alternatif. Saya mendapat pinjam salinan cd film itu karena saya menawarkan kesempatan untuk screening dan diskusi. Kami sepakat saya harus melihatnya lebih dulu sebelum memutuskan. Untuk pertimbangan agar tidak asal. Film dokumenter tersebut berjudul The Black Road: The Front-Line of Aceh's War, durasinya sekitar 52 menit, dibuat oleh seorang jurnalis berkeb...

HAHAH!

Mirna will go to jail for ... Using your dildo as a weapon of mass destruction 'What sexual activity will you go to jail for?' at QuizUniverse.com You reckon?

Jendral Kung-Pao

Image
Mirna Adzania is going to be reincarnated as... General Tao Chicken 'What will you be reincarnated as?' at QuizGalaxy.com

Gara-gara Pirmen

You are Locusts. (Your alter-ego is Mirna Adzania) Your super-hero ability: Wet yourself as a signal for your animal friends to attack your enemies 'What is your superhero ability?' at QuizGalaxy.com

Seperti Gadis-gadis Lainnya

Image
Data input waktu mens hari pertama, ngomel gara-gara ngerasa nggak diperhatiin. Jatuh cinta sama selebriti, langsung gagap begitu ketemu orangnya, langsung deg-degan sampai dua hari satu malam. Ini adalah seleb ketiga yang berhasil bikin gue salah tingkah. Seleb pertama adalah Jamie Aditya, yang gue liat dari jarak 5 meter di kantor X-Trans Blora. Yang kedua adalah Ikranegara. Yang sempet gue mintain foto bareng. Saking nervousnya gue sampe panik berat waktu tau batere kamera gue abis. Fotonya masih ada di Gita, jadi nggak bisa buat bukti. Tapi gue beneran ketemu Ikranegara di Bali tahun lalu. Yang ketiga, Bara Pattiradjawane! The Hottest Cook in Indonesia. Iya ... pasti ini akan menuai badai protes tapi... heheh maaf ye, for me Bara is just like his name.... HOT! and I met Bara yesterday!! Dan gue masih deg-degan sampe sekarang! Oh... am in love... demn... itu kenapa fotonye gelap... oh whatever...! Yes!! BARA!

I Miss Chris Again

“Can you be less sensitive?” “I can’t” “How about trying this dose of chocolat and see if it works.” “Works what?” “Calming you down.” Found myself lamenting this past life. Sitting by the window, as I was watching the grey world outside, and the sudden pang in my heart. “Like a brick in my stomach.” Sometimes I catch a glimpse of memory. The sensation when he bent down and kissed my cheek. I instantly would feel warm and fuzzy inside. And then, it hit me like a brick in my stomach. Like he used to say. It didn’t make much sense back then. But here I am, not making any sense, after three whole years. Has it been that long? It felt even longer. Nowadays, sometimes, I could see him sitting next to me, staring at me like he used to do. Smiling. Looking forlorn. I know he must’ve had found someone else. We both are moving on. And I know he knows this too. I know that sometimes, he too could see me next to him, staring at him. Looking forlorn. And I know that we both know, we’d close our e...

Good Ole Jakartan Hospitality

Image
Kesempatan pertama naik baswei datang waktu gue disuruh dateng ke sebuah pembukaan pameran Selasa malem kemaren Dari kantor di Kedoya gue nebeng Pak Edy tapi terus turun di bawah jalan protokol dan gue jalan kaki nyari halte baswei. Tapi o la la kenapa tutup ya? Tepikir sama gue naek teksi aja soalnya kata cunguk, deket ini. Lagian cuma tinggal ikutin lurus, deket Monyas. Nggak bakalan nyasar. Tapi duit gue tinggal 25 ribu satu-satunya... Bisa modar kalo salah. Ya udin nyari atm dulu aja. Abis itu bengong lagi di trotoar, ngitungin Kopaja dan bes lewat. Gara-gara capek ngitung gue nanya ke mbak-mbak. Yang berdiri di sebelah gue. "Mbak saya maw ke Monyas. Nek apa ye?" Mbak-mbak mengernyit. "Ya saya dikasih taunya juga getu. Tapi yang itu tutup tuh" kata gue sambil nunjuk ke shelter di tengah jalan. Dilanjutkan dengan nanya mending gue naik dari shelter sebelumnya atau sesudahnya aja. Atau apa ada alternatif lain: kopaja, bes, bajai, teksi, apa lah. Mbak-...

004

Jakarta: Trefik Sampe Modars! Perjalanan menuju Kantor sebetulnya berjarak dekat saja. Tapi lama karena rute yang muter-muter dan macet yang nggak beraturan. Pada suatu Jumat pagi, gue berangkat awal ke kantor dan mengalami tertawa histeris di Grogol akibat genangan air yang cukup aduhai di jembatan penyeberangan depan Citraland. Berhubung selalu berseragam lintas alam, gue bisa dengan masih ngikik histeris mengarungi banjir setengah betis itu. Bencana susulan kedua adalah tiadanya angkot B14 yang biasa gue tumpangin dari belakang Citraland. Gue sampe nelpon Cecunguk Purba dan dikasi tau bahwa mendingan ngojek ajalah 20 ribu. Pas abis telpon ditutup muncul B14. SERBUUUU.... toh tengah jalan gue turun akibat macetnya lebih macet daripada macet. Dengan pasrah gue ngojek. Dan muter-muter. Dan menyaksikan adanya banjir yang setengah paha gue... weks kalo mengarungi itu sih baju lintas alam gue so pasti bakalan basah juga beserta ransel gue kecuali dipanggul di atas kepala sambil gu...