Kutu Telepon
Duluuu sekali, ada teknologi yang namanya telepon umum. Berserakan di tepi jalan, dilindungi sebuah boks sederhana. Masukkan saja koin, tekan nomor yang ingin dihubungi lalu anda pun berkomunikasi. Praktis dan memudahkan. Tapi dasarnya bangsa Indonesia memang masih baru saja keluar dari gua dan berjalan dengan dua kaki, ada yang mengira boks telepon umum itu papan tulis sehingga mencoret-coretnya, ada yang mengirai boks telepon umum itu wc umum sehingga dikencingi dan dalam kesempatan yang cukup jarang diberaki, ada yang mengira boks telepon umum itu tempat sampah, banyak yang mengira boks telepon umum itu Anjungan Tunai Mandiri tempat anda bisa memasukkan sesuatu (biasanya kawat) untuk bisa mengeluarkan uang (yaitu koin rupiah receh). Lalu perusahaan telekomunikasi yang milik negara (karena menyangkut kepentingan dan hajat hidup orang banyak maka milik negara), menggalakkan pemasangan telepon rumah. Namun telepon umum tetap saja merupakan teknologi yang sangat penting saat anda ...