About Me

So, basically this blog was started by envy. Kulam Ikan Tetangga (the neighbor's fish pond) is a variation to the saying that goes "the neighbor's Grass is always greener". The Neighbor's Fish Pond will always have fatter and more fish (than your own fishpond). And so it is.

BIla Jamaah Industrial Menunaikan Ibadah

2 comments


Perhatian! Foto di atas bukanlah foto band emo

Semenjak hari Minggu tanggal 9 Agustus kemarin omJ pergi, sebagai satu dari ratusan (mungkin bahkan ribuan) orang yang berbondong-bondong ke tanah suci Fort Canning Park, untuk menunaikan ibadah wajib kaum industrial pada tanggal 10 Agustus 2009, konser Wave Goodbye-nya Nine Inch Nail. Untuk keperluan ini omJ sudah membeli tiketnya semenjak bulan Maret, dan sudah memantau harga tiket PP Yogya-Singapura-Yogya semenjak April 2009.
Selain omJ, jamaah industrial yang juga berhasil menunaikan ibadah tersebut adalah Nyai Jebret Putri Walet yang tercinta.


NIN sekarang, nampak semakin matang (baca: menua **dan** tambah sangar)

Konser musik dengan artis internasional yang terakhir gue lihat adalah pas Jamiroquai datang ke Indonesia (ke Sentul, tepatnya) dan mendadak gue berangkat ke sana bareng teman kantor. Mendadak kayaknya sudah jadi tema dalam perkara perkonseran ini. Sebelumnya gue juga mendadak berhasil nonton Bjork.

Kalau ada temen yang baru-baru ini berhasil menunaikan rukun iman kelima nonton U2 di Eropa, maka ini adalah rukun iman yang kelima buat omJ dan Nyai Jebret Putri Walet. Yang keempat buat omJ adalah pas Metallica dateng ke Indonesia dan membakar Stadion Lebak Bulus tahun 1993. Waktu itu dia masih SMA, dan dia cerita ke gue: nontonnya berdua temen dan pulangnya dirampok orang, sampai tinggal pakai celana dalem aja. Aib? Nggak kerasa, karena dia berhasil nonton METALLICA!!!! (headbang) Oki Keren juga sudah menunaikan ibadah wajib yang ini. Dia lebih khusuk lagi karena berhasil salaman sama METALLICA!!! (sekali lagi headbang) Meskipun dirinya gagal mengucapkan sederet kalimat sunnah yang sudah dihafalkan berhari-hari saat akhirnya berhasil bersalaman dengan METALLICA (headbang!!!), tapi ini tidak mengurangi nilai amalan ibadahnya.
Rukun iman keempat buat Nyai Jebret Putri Walet adalah nonton KORN, kayaknya di Ancol, lupa tahun berapa. Lantas kemarin Nyai Putri Walet dan omJ menunaikan rukun iman kelima ini bersama-sama. Nonton Nine Inch Nail formasi lengkap, tur perpisahan sebelum bubar, di Singapura.


OmJ berkisah: Trent Reznor sang vokalis, yang menurut gue berbentuk semakin kekar di usianya yang bertambah, dengan penuh energi melompat dari panggung dan “berenang” di atas kepala lautan fans-nya. Stage dive dan crowd surfing macam ini sudah jarang kelihatan jaman sekarang, tapi merupakan ritual yang hampir wajib di pertunjukan musik era tahun 90-an, terutama bagi kelompok-kelompok musik yang memainkan musik keras dan/atau mengusung label besar “Alternative”. Gue inget pernah baca majalah yang membahas betapa sintingnya vokalis Pearl Jam, Eddie Vedder, di satu kesempatan manggung di salah satu festival musik di Amerika, Vedder memanjat ke atas tumpukan sound system setinggi dua-tiga meter dari tanah, lalu melompat ke penonton. Di kesempatan lain Vedder memanjat rigging panggung sampai lima meter lebih dari atas tanah, tapi seingat gue dia nggak jadi lompat, ketinggian bo!


Maka, melompatlah ia sang Trent Reznor, dengan khidmat penggemar menangkap tubuhnya, puluhan tangan dan lengan menahan badannya (yang kekar itu) dan mengembalikannya ke panggung. OmJ rupanya berhasil berdiri cukup dekat dengan panggung sehingga dia sempat memegang kepalanya! InsyaAllah ibadahnya MABRUR!


Sang vokalis juga sempat ganti kaos di atas panggung karena badannya basah keringat. Kaos itu dilemparkannya ke penggemar. Nyai Jebret Putri Walet berdiri di arah yang benar sehingga ia pun sempat memegang kaos yang basah keringat itu, walau kemudian kalah berebut dengan seorang cewek bule yang berdiri di depannya, yang dikawal oleh cowoknya, dan 5 orang teman cowok mereka yang berbadan besar-besar. Tapi gapapa, Nyai Putri Walet mengendus sisa basah keringat di tangannya, “WANGIII!” demikian kata Nyai Putri Walet. InsyaAllah ibadahnya MABRUR!


Seru sekali. Apakah gue kecewa gue nggak diajak serta dalam ibadah ini? Gue tahu NIN dan bisa menikmati musiknya, tapi gue nggak segitunya sama band satu ini. Buat gue rukun iman kelima adalah nonton Radiohead. Amin.


Foto dibuat oleh omJ dan Nyai Jebret Putri Walet :)

2 comments :

G4reeLa said...

Rukun Iman Pertama gw gagal. Gag punya duit buat beli tiket konser PCD di senayan. uhuhucalse

M. Lim said...

Oh iya, dan jij juga belum nonton Chrisye pun.