About Me

So, basically this blog was started by envy. Kulam Ikan Tetangga (the neighbor's fish pond) is a variation to the saying that goes "the neighbor's Grass is always greener". The Neighbor's Fish Pond will always have fatter and more fish (than your own fishpond). And so it is.

Basking in the Brief Moment of Shallow Satisfaction

No comments
(of which the memory will last eternally)

Menertawakan sebuah kejadian pait nggak penting berkaitan dengan parfum aroma stroberi yang berbahaya.

Buah stroberi itu rasanya enak, dan baunya juga menyenangkan, tapi aroma itu nggak semua orang cocok gitu. Apalagi kalo pada dasarnya aroma alamiah badan orang yang bersangkutan udah agak acem, yang mana kalo udah keringetan dan kecampur sama si parfum aroma stroberi... maak... mau itu parfum belinya di Clinic atau Bodyshop, yuuk maang!

Apalagi kalo si orang acem yang bersangkutan udah persona non grata. AHAHAHA!

Waktu: Malam Hari sekitar pukul 9.
Lokasi: Kamar Gorila

Gue: *masuk ke kamar Gorila* Mamolaaaa! *melihat persona non grata, mencium aroma* Ih, kok kamar lu baunya acem sih? *dengan suara keras, intonasi ditekankan pada penistaan aroma, dan wajah yang mendukung intonasi sepenuh jiwa*

Gorila: Mana sih? Nggak ah. Eh, si Millenia udah mati lho... [Gorila lagi seneng main Grandia]

Persona non Grata: *memunggungi, pura-pura nggak perduli dan nggak denger, menyibukkan diri dengan handphone* Duuh, gue telpon lagi deh. Ble ble ble...

Gue: Oiya? matinya gimana?

Gorila: Iya, tadi kan si... bla bla bla

Persona non Grata: Eeh, kok mati sih? yah lowbet nih. Eh, henponnya udah bukan Nokia lagi ya? *motong omongan Gorila*

Gorila: Hah? Oh? Ya, bukan.

Gue: Terus? Badannya Valmar itu kaya apa bentuknya? *nerusin obrolan Grandia*

Gorila: Iya, jadi nggak lengkap gitu, terus.. bla bla bla

Persona non Grata: *menyibukkan diri dengan telpon lagi*

Gue: Iih, emang Elena itu mati aja! Sebel ih, kasian si Millenia. Oiya Bo, tadi pamerannya... blah blah blah.

Lalu si aroma stroberi pait itu pergi setelah berusaha mengalahkan gue dalam subjek pembicaraan dan gagal. Ahahaha...!

Keji ya? Masa sih?
Nggak ah.
Seluruh insiden aroma acem itu sungguh nggak penting, tapi gue puas banget! (halah) Soalnya posisinya berbalik, yang mana biasanya dia yang gencet gue dan gue diem-diem aja. Udah gitu, insiden acem itu terjadi di puncak masa orang itu ternyata bermasalah nggak lagi cuma sama gue, tapi udah sama banyak orang. Sekarang gue yang jadi tukang gencetnya...

Puas? Senang? Bangga kamu, mamaGajah?

PUWAS! Gue nggak gitu bangga sih, tapi SENANG!

No comments :